EDISIKINI.COM, Surabaya — Industri Food and Beverage (F&B) merupakan sektor usaha yang sangat bergantung pada kerja tim dan kecepatan pelayanan. Dalam operasional kafe, komunikasi organisasi menjadi elemen penting yang menghubungkan antarindividu dan bagian kerja agar tujuan bersama dapat tercapai. Komunikasi yang tidak berjalan dengan baik berpotensi menimbulkan miskomunikasi, kesalahan kerja, hingga meningkatnya komplain pelanggan.
Di Miber Coffee and Chicken Bar, komunikasi organisasi dipandang sebagai faktor utama dalam menjaga kelancaran operasional. Komunikasi yang efektif membantu meminimalkan kesalahan kerja serta mendukung terciptanya pelayanan yang optimal kepada pelanggan.
Miber Coffee and Chicken Bar merupakan usaha kafe yang bergerak di bidang Food and Beverage (F&B) dengan fokus pada penyajian kopi dan menu makanan berbasis ayam. Operasional kafe ini mengandalkan koordinasi antar bagian, khususnya barista dan kitchen, dalam melayani pelanggan.
Narasumber dalam artikel ini adalah Moch. Revio Hilmi, yang berposisi sebagai Head Bar sekaligus salah satu owner Miber Coffee and Chicken Bar. Sebagai Head Bar, ia bertanggung jawab dalam mengoordinasikan kerja barista, menjaga kualitas minuman, serta memastikan standar pelayanan diterapkan dengan baik.
Sementara itu, perannya sebagai owner membuatnya terlibat langsung dalam pengambilan keputusan manajerial dan pengelolaan komunikasi organisasi. Posisi ganda tersebut memberikan sudut pandang yang menyeluruh mengenai komunikasi organisasi, baik dari sisi manajemen maupun praktik operasional di lapangan.
Kerja tim merupakan elemen yang sangat penting dalam operasional kafe sehari-hari. Koordinasi yang baik antar bagian diperlukan agar proses penyajian dapat berjalan cepat dan tepat, terutama saat kondisi operasional sedang padat. Kerja tim yang solid membantu mengurangi kesalahan kerja serta menjaga kualitas pelayanan kepada pelanggan.Dalam konteks ini, komunikasi organisasi berperan sebagai fondasi utama yang menyatukan anggota tim agar dapat bekerja secara selaras.
Komunikasi organisasi di Miber Coffee and Chicken Bar dilakukan melalui komunikasi langsung antar individu, penggunaan media digital seperti WhatsApp, serta briefing internal yang dilakukan secara berkala. Media komunikasi tersebut digunakan untuk menyampaikan informasi operasional, pembagian tugas, evaluasi kerja, serta penyamaan persepsi antar anggota tim.
Komunikasi yang diterapkan bersifat dua arah. Karyawan tidak hanya menerima instruksi dari atasan, tetapi juga diberikan ruang untuk menyampaikan pendapat dan masukan. Pendekatan ini bertujuan untuk membangun rasa kebersamaan serta menciptakan lingkungan kerja yang positif dan partisipatif.
Komunikasi yang baik membantu memperkuat kerja sama antar barista dan kitchen. Dengan komunikasi yang jelas, risiko terjadinya miskomunikasi dapat ditekan sehingga alur kerja menjadi lebih efektif dan efisien. Meskipun perbedaan pendapat atau miskomunikasi sesekali terjadi, situasi tersebut diatasi melalui diskusi internal, pencarian solusi bersama, sertabmengikuti arahan pimpinan. Pendekatan ini membantu menjaga kekompakan tim dan mendorong terciptanya hubungan kerja yang saling menghargai.
Dalam industri F&B, komunikasi berperan penting dalam menjaga kecepatan penyajian serta konsistensi kualitas produk. Komunikasi yang efektif memungkinkan pengaturan workflow yang lebih terstruktur sehingga makanan dan minuman dapat disajikan sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan. Selain itu, komunikasi juga menjadi kunci dalam penanganan komplain pelanggan. Melalui koordinasi antar tim, keputusan dapat diambil secara tepat untuk menjaga kepuasan dan kepercayaan pelanggan.
Komunikasi organisasi yang berjalan dengan baik menciptakan suasana kerja yang lebih kondusif dan positif. Lingkungan kerja yang nyaman mendorong karyawan untuk bekerja lebih kompak dan profesional. Di sisi lain, komunikasi yang efektif juga berdampak langsung pada kepuasan pelanggan. Pelayanan yang ramah, jelas, dan responsif membuat pelanggan merasa dihargai, sehingga citra positif kafe dapat terjaga.
Bisa disimpulkan bahwa komunikasi organisasi memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung kerja tim dan keberhasilan Miber Coffee and Chicken Bar. Komunikasi yang terbuka dan efektif mampu memperlancar operasional, meningkatkan kekompakan tim, serta menjaga kualitas pelayanan dan kepercayaan pelanggan.
Hal ini ditegaskan oleh Moch. Revio Hilmi yang menyatakan bahwa, “dengan adanya komunikasi yang baik, peluang miskomunikasi akan lebih sedikit dan peluang komplain pelanggan juga akan berkurang.”
Selain itu, ia juga menekankan bahwa, “se-chaos apa pun operasional F&B, usahakan tetap menjaga komunikasi yang baik dengan tim, karena komunikasi yang baik akan menciptakan lingkungan kerja yang solid dan positif.”
Penulis: Musa Murtadho Sjam (1152400145)
Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Dosen Pengampu Komunikasi Organisasi: Drs. Widiyatmo Ekoputro, M.A.
Tulisan ini dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah Komunikasi Organisasi













