Daur Ulang Bukan Basa-basi! Mahasiswa PLP PGSD Universitas Sebelas Maret Ajak Peserta Didik SD Negeri Kertonatan 02 Tanam Bareng Demi Bumi Asri

Avatar photo
Daur Ulang Bukan Basa-basi! Mahasiswa PLP PGSD Universitas Sebelas Maret Ajak Peserta Didik SD Negeri Kertonatan 02 Tanam Bareng Demi Bumi Asri

EDISIKINI.COM, Kartasura – Dalam rangka menumbuhkan kesadaran cinta lingkungan dan kreativitas peserta didik dalam mengelola barang bekas, mahasiswa Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) dari Universitas Sebelas Maret Surakarta melaksanakan kegiatan “Menanam Bersama dengan Media Daur Ulang” bersama peserta didik kelas 1 hingga kelas 6. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 8 November 2025, di lingkungan sekolah dengan antusiasme tinggi dari para siswa dan guru pendamping.

Berdasarkan observasi awal, terlihat bahwa peserta didik sangat menyukai kegiatan luar ruangan, namun belum banyak mendapatkan pengalaman belajar yang mengintegrasikan nilai keberlanjutan dan praktik ramah lingkungan secara langsung. Melalui kegiatan menanam dengan media botol dan galon bekas, mahasiswa PLP ingin menghadirkan pembelajaran kontekstual yang menyenangkan, sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter seperti tanggung jawab, gotong royong, dan peduli terhadap lingkungan dalam mewujudkan salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) yang berupa pendidikan berkualitas.

Dalam kegiatan ini, para peserta didik diajak untuk memanfaatkan botol dan galon bekas sebagai media tanam alternatif. Setiap kelompok peserta didik menyiapkan pot dengan cara memotong, membersihkan, dan melubangi wadah plastik agar siap digunakan. Setelah itu, peserta didik menanam bibit tanaman hias dengan bimbingan mahasiswa PLP dan para guru.

Setelah proses menanam selesai, hasil karya siswa dipajang dengan cara yang menarik. Beberapa pot gantung dipasang di sisi tiang sekolah, menambah keindahan lingkungan sekitar. Sementara sebagian pot lainnya ditempatkan di area taman sekolah, melengkapi deretan tanaman yang telah ada sebelumnya.

Salah satu mahasiswa PLP mengungkapkan bahwa kegiatan menanam bersama ini merupakan bentuk penerapan pembelajaran berbasis proyek sederhana yang melatih tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian sosial peserta didik sejak dini. Guru-guru pun turut mendukung kegiatan ini karena dinilai memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan menyenangkan bagi peserta didik.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan peserta didik dapat terus menjaga tanaman yang telah mereka rawat dan menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan sekolahnya.

Editor: Nur Ardi, Tim Edisikini.com