Cara Tepat Menjaga Kesehatan Mental di Kala Pandemi

0

Saat diberlakukannya WFH (Work From Home) dan juga SFH (School from Home), tentu banyak orang yang akan menghabiskan waktu hanya di rumah saja. Namun jika hal tersebut dilakukan terlalu sering akan membuat banyak orang mudah bosan dan stres.

Maka perlu bagi kamu untuk menjaga kondisi mental tetap sehat, nah yuk simak ulasan berikut ini agar mental kamu tetap sehat di kala pandemi!

Cara Menjaga Kesehatan Mental Di Kala Pandemi

Agar kamu memiliki kondisi mental yang sehat dan tidak mudah depresi. Yuk, simak ulasan berikut ini dalam menjaga kesehatan mental di saat pandemi!

Kurangi Konsumsi Berita yang Negatif 

Siapa yang tidak membolehkan untuk membaca suatu berita? Karena dengan membaca berita, kamu bisa mengetahui kejadian apapun dan dimanapun. Selain itu, hal itu juga akan menambah wawasan kamu mengenai kabar terkini. Terbiasa membaca suatu berita, memang hal yang baik. Namun jika kamu terlalu sering membaca berita dan informasi yang negatif, maka akan bisa merusak kesehatan mental kamu!

Kenapa tidak?  karena setelah membaca informasi yang negatif, otomatis otak kamu akan merespon, dan bisa membuat berpikir cemas. Apalagi jika berita tersebut belum tentu benar atau hoax. Maka dari itu, kamu harus bisa memilih berita informasi secara bijaksana, dan bisa membedakan mana hal yang positif dan hal negatif. Agar tidak terpengaruh terhadap kesehatan mental kamu. 

Melakukan Hal yang Positif dan Menyenangkan 

Saat kamu melakukan berbagai aktivitas yang disukai, seperti hobi atau apapun itu. Maka hal tersebut akan membuat pikiran kamu menjadi lebih tenang, fresh, dan tentunya, hati kamu juga ikut senang.

Dengan hati yang senang tersebut, maka otak secara  otomatis akan meresponnya, dengan pikiran dan hal yang positif juga. Maka dari itu, kamu perlu melakukan hobi atau kegiatan yang disukai, selama masa pandemi ini. 

Nah, untuk menjaga kesehatan mental di kala pandemi ini, hal yang bisa kamu lakukan adalah seperti membaca buku, bercocok tanam, bermain musik, melukis, memasak berbagai resep, atau juga bisa berolahraga di dalam rumah. Untuk yang terakhir, kamu bisa melakukannya selama 15 – 30 menit saja dalam sehari. Seperti yoga, stretching atau sekedar jalan pagi. 

Mengonsumsi Makanan yang Sehat 

Cara menjaga kesehatan mental di kala pandemi selanjutnya adalah dengan mengonsumsi berbagai jenis asupan makanan dan minuman yang sehat dan bebas dari alkohol. Pada umumnya, saat stres melkamu, seseorang akan mengonsumsi alkohol ataupun merokok untuk meredakannya. Padahal hal tersebut tidak baik, dan justru akan mengganggu kesehatan. jika terlalu berlebihan. 

Oleh karena itu, kamu  perlu mengonsumsi makanan yang mengandung banyak vitamin, mineral, dan gizi lainnya agar bisa menyehatkan fisik dan mental dalam menghadapi pandemi. Bahkan sebuah penelitian dari Warsaw University Of Life Science menyebutkan, bahwa saat konsumsi buah dan sayur, akan bisa berpengaruh positif pada kesehatan mental seseorang. 

Menggunakan Aplikasi Riliv untuk Konsultasi dan Meditasi

Yang menyedihkan, hadirnya pandemi yang melanda negara kita membuat gerak kita menjadi terbatas, membuat kita tak bisa menjumpai orang-orang yang kita sayangi dan cintai untuk sekadar berbagi cerita tentang hari ini ataupun menyampaikan keluh kesah yang kita miliki.

Baca juga:  Rekomendasi Bisnis Online Rumahan yang Bisa Menambah Penghasilan

Tak bisa dipungkiri, memilih teman cerita yang tepat bukanlah hal yang mudah, apalagi untuk menceritakan permasalahan yang kita hadapi. Nah, bagi kalian yang sekarang ini sedang mencari teman curhat profesional tak perlu khawatir, pasalnya ada Riliv yang siap membantu.

Kamu bisa mengunduh aplikasi Riliv melalui tautan https://bit.ly/rilivsekarang untuk menggunakan berbagai layanan dan fitur menarik yang ditawarkannya. Riliv merupakan aplikasi yang menghubungkan kamu dengan psikolog profesional yang siap menjadi teman curhat kamu tanpa takut dihakimi. Tunggu apalagi? Unduh sekarang!

Nah itulah ulasan tentang bagaimana cara menjaga kesehatan mental di kala pandemi seperti saat ini. Karena fisik yang baik, agar berpengaruh pada kesehatan mental. Begitupun sebaliknya. Semoga ulasan diatas bisa bermanfaat untuk kamu dan terima kasih. 

Leave A Reply

Your email address will not be published.