Hubungan Diplomasi Indonesia-PNG Melalui Festival Border Trade Fair Tahun 2025

Avatar photo
Hubungan Diplomasi Indonesia-PNG Melalui Festival Border Trade Fair Tahun 2025

EDISIKINI.COM, Papua — Festival Border Trade Fair RI-PNG 2025, merupakan festival yang mengambil tema frome border to the Bridge, yang dibuka pada 9-11 Oktober tahun 2025, di Zona Netral Wutung (Pos Lintas Batas Negara/PLBN), perbatasan Indonesia-PNG. Festival yang diusung oleh Pemerintah Provinsi Papua, melalui Badan Pengelola Perbatasan dan Kerja Sama Provinsi Papua, memiliki tujuan untuk mempertemukan sekaligus memperkenalkan produk-produk unggulan di antara kedua negara.

Festival ini juga berhasil menjadi wadah bagi para pelaku UMKM di antara kedua negara tersebut, terkhususnya bagi pelaku asli penduduk perbatasan kedua negara. Diadakannya festival ini menjadi bukti bahwa tidak ada keterbatasan antara penduduk perbatasan dalam berinteraksi antar lintas batas negara.

Border Trade Fair RI-PNG 2025 juga menjadi festival yang menarik, karena mempertemukan dua negara yang memiliki kesamaan etnis budaya yang sama. Papua, yang merupakan bagian dari Indonesia, yang berbatasan langsung dengan PNG, memiliki kesamaan ras etnis yaitu Melanesia. Sejarah etnis budaya antar keduanya juga tidak jauh berbeda, dikarenakan masih dalam satu garis tanah yang berbeda, walaupun berbeda negara. Hal ini tentunya membuat festival ini menjadi menarik di antara kedua negara tersebut.

Adapun dampak dari festival ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat yang tinggal di daerah perbatasan antara kedua negara (RI-PNG), yang hasilnya dapat langsung dirasakan dalam aspek ekonomi, yaitu perluasan akses perdagangan lintas batas negara, pertukaran budaya dari penjualan Marchendise antar kedua negara, penampilan music dan budaya yang dipersembahkan antar kedua negara tersebut, menjadikan festival ini sebagai pertemuan dua budaya yang membawa banyak dampak positif bagi semua pihak.

Penulis: Santika Ramadhanti, Mahasiswi Universitas Cenderawasih, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Program Studi Hubungan Internasional

Editor: Nur Ardi, Tim EDISIKINI.com